TEMPO Interaktif, Los Angeles - Los Angeles Lakers menjuarai Liga Basket Amerika (NBA) 2010 setelah membungkam Boston Celtics 83-79 pada game terakhir yang berlangsung di markasnya sendiri, Staples Center, Los Angeles, Kamis (17/6) waktu setempat atau Jumat (18/6) waktu Indonesia. Kedudukan akhir, juara bertahan NBA unggul 4-3.
Pada awal pertandingan, kubu Celtics memperketat pertahanan. Bintang Lakers, Kobe Bryant dijaga ketat oleh Paul Pierce, Kevin Garnett, dan Ray Allen, sehingga tidak bisa bergerak dengan leluasa mencetak poin. Sebaliknya, tim asuhan Doc Rivers terus mengumpulkan pundi-pundi poin.
Paul Pierce mengemas 11 poin di babak pertama, membuat Celtics unggul 40-34 sampai akhir babak kedua. Di kuarter tiga, Lakers berhasil memperkecil jarak menjadi 57-53. Dan pada pertengahan kuarter keempat, Lakers berhasil menyamakan kedudukan dan akhirnya unggul hingga pertandingan berakhir dengan 83-79.
Tembakan tiga angka yang dicetak Derek Fisher menjadi momentum penting dimana Lakers akhirnya menyamakan poin menjadi 64-64. Sejak itu, keadaan berbalik dan Lakers terus memimpin.
Bryant memimpin timnya dengan 23 poin, 15 rebound dan 2 asist. Ron Artest menjadi penyumbang terbanyak kedua, 20 poin, 5 rebound, 1 asist. Paul Gasol mengemas 19 poin, 18 rebound, dan 4 asist.
“Pertandingan ini yang paling sulit, aku begitu menginginkan kemenangan di sini, dan sempat gagal. Tapi rekan-rekan setim mendukungku,” kata Bryant.
Sebelumnya, Lakers sempat tertinggal 3-2 dari rivalnya, Celtics. Namun, di game keenam lakers bermain ngotot dan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 3-3 sekaligus memaksa game ketujuh. Pada game terakhir ini, tim asuhan Pill Jackson keluar sebagai pemenang NBA keenam belas kali mendekati rekor Celtics yang mengemas tujuh belas kali juara NBA.
LAKERS juara NBA 2010
Minggu, 12 Desember 2010
Diposting oleh
ichal cliquerz
di
17.44
0
komentar
kemenangan timnas indonesia
Diposting oleh
ichal cliquerz
di
17.41
0
komentar
laga emosional Rossi-Yamaha di valencia
Kamis, 04 November 2010
Foto: Valentino Rossi akan melakoni balapan terakhirnya menunggangi YZR-M1 di MotoGP Valencia/Reuters
VALENCIA - Rossi mengakui seri terakhir MotoGP musim ini di Valencia bakal menjadi laga emosional untuknya, karena harus mengakhiri kerjasama dengan Yamaha. Pembalap Italia ini pun bertekad mengakhiri kerjasamanya dengan apik, yakni naik podium pertama.
Setelah tujuh tahun bernaung di bawah pabrikan asal Jepang, Yamaha, Rossi akhirnya memutuskan hengkang dan mencari tantangan baru bersama Ducati. Namun, kepindahannya ke tim yang notabene pabrikan kampung halamannya, Rossi tak serta merta melupakan jasa Yamaha yang telah memberikannya empat gelar juara dunia.
Untuk itu, dia pun berharap bisa mengakhiri kerjasamanya dengan Lin Jarvis (principal Yamaha) dengan memberikan sesuatu yang bisa dikenang. Gelar juara di Valencia pun menjadi bidikannya di balapan emosional nanti.
“Jadi, sampailah kita pada balapan terakhir saya bersama Yamaha dan ini akan menjadi akhir pekan yang sangat emosional buatku dan semua kru di tim Yamaha,” tutur Rossi seperti dikutip Autosport, Rabu (3/11/2010).
“Tentu, saya sangat berharap bisa memenangkan balapan terakhir nanti. Akan menjadi perpisahan yang luar biasa bila saya bisa mempersembahkan kemenangan terakhir untuk Yamaha, tim dimana saya memiliki kenangan indah,” tambahnya.
“Kami masih terus meningkatkan performa motor agar lebih baik dari saat di Estoril. Saya berharap, saya bisa tampil bagus di Valencia. Bagaimanapun, ini akan menjadi pekan yang spesial dan saya akan mengerahkan segenap kemampuan yang saya miliki,” tandasnya
Diposting oleh
ichal cliquerz
di
19.24
0
komentar
lorenzo masih lapar kemenangan
Foto: Jorge Lorenzo/Getty Images
GERNO DI LESMO - Kendati sudah memastikan gelar juara dunia, Jorge Lorenzo mengaku belum puas. Pembalap FIAT Yamaha ini pun bertekad menyempurnakan kesuksesannya musim ini dengan memenangi seri terakhir MotoGP di Valencia, Minggu (7/11/2010).
Lorenzo memang telah mentasbihkan diri sebagai juara dunia saat merebut podium ketiga pada seri GP Malaysia, 10 Oktober lalu. Namun, keberhasilannya itu banyak dicibir kalangan yang menyebutnya juara karena faktor keberuntungan, menyusul cederanya di rival utama Valentino Rossi dan Dani Pedrosa yang sempat absen di beberapa seri.
Kini, dia pun bertekad membuktikan kapasitas sejatinya dengan menutup seri terakhir musim ini dengan kemenangan di Valencia, sirkuit yang belum pernah dimenanginya sejak terjun ke MotoGP. Sebelumnya, Lorenzo juga sudah membuktikan kapasitasnya dengan naik podium pertama di Estoril, Portugal, akhir pekan kemarin.
“Saya tak pernah meraih kemenangan di sini (Valencia), tapi kepercayaan diri saya masih tetap sama. Saya masih ingin meraih kemenangan,” tutur Lorenzo seperti dikutip Motorsports, Selasa (2/11/2010).
Kemenangan ini GP Valencia juga akan menjadi momen yang sangat spesial buat pembalap 24 tahun ini. Pasalnya, dia bisa merayakan keberhasilannya menjadi juara dunia di hadapan publik kampung halamannya sendiri
Diposting oleh
ichal cliquerz
di
19.21
0
komentar
sejarah IBL
Bola basket memiliki sejarah yang cukup panjang di Indonesia. Tercatat sejak tahun 1930-an, walau belum resmi menjadi sebuah negara yang merdeka, beberapa kota di Indonesia telah memiliki klub-klub lokalnya sendiri.
Walaupun belum memiliki induk olahraga nasional, pada saat penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional pertama yang diadakan di Solo pada tahun 1948, bola basket telah menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan dan mendapat sambutan cukup meriah baik dari segi peserta maupun penonton.
Tiga tahun setelah itu, pada tanggal 23 Oktober 1951, Persatuan Basketball Seluruh Indonesia lahir, dan kemudian berganti nama menjadi Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) di tahun 1955. Mengikuti hasil keputusan Kongres ke VIII pada tahun 1981, Perbasi akhirnya menyelenggarakan sebuah kompetisi antar klub-klub basket di Indonesia yang merupakan kompetisi tertinggi yang diikuti oleh klub-klub besar yang berasal dari pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi.
3 April 1982 adalah tanggal bersejarah bagi dunia basket di Indonesia. Pada hari itu, pertandingan antara klub Rajawali Jakarta menghadapi Semangat Sinar Surya Yogyakarta menandai dimulainya Kompetisi Bola Basket Utama (Kobatama) yang pertama sekaligus langkah awal sejarah panjang kompetisi klub-klub papan atas di Indonesia. Indonesia Muda Jakarta mencatatkan diri sebagai klub pertama yang meraih gelar bergengsi Juara Kobatama.
Setelah bergulir selama 20 tahun, Kobatama mendapatkan kesempatan untuk berjalan lebih mandiri. Tahun 2003, Kobatama “terlahir kembali” dengan nama Indonesian Basketball League (IBL) dan diikuti oleh 10 tim papan atas di Indonesia.
Aspac Jakarta berhasil menjadi peraih gelar juara yang pertama sejak Kobatama berganti menjadi IBL di tahun 2003. Pada tahun 2004, Satria Muda muncul sebagai kekuatan baru menyingkirkan Aspac pada grand final dan tampil menjadi juara. Aspac kembali merebut gelar kampiun di tahun 2005. Tahun-tahun selanjutnya (2006-2009) menjadi milik Satria Muda Jakarta.
Selain kompetisi reguler tahunan, IBL juga menggelar Turnamen IBL Cup pada setiap awal atau akhir musim kompetisi. Pada tahun 2009 lalu, Satria Muda Jakarta mengalahkan Pelita Jaya Jakarta di final yang diadakan di GOR C-Tra Arena Bandung. Pada tahun 2008, Garuda Bandung berhasil mencuri gelar juara Turnamen IBL Cup yang sebelumnya, pada tahun 2006 dan 2007 juga menjadi milik Satria Muda.
Sayang, perkembangan IBL tidak berjalan sesuai harapan. Setelah berkali-kali ganti promotor, liga itu terancam bubar di penghujung 2009. Seluruh perwakilan klub peserta pun meminta kepada PT DBL Indonesia untuk tampil sebagai pengelola. Sebelumnya, DBL Indonesia dianggap sukses mengelola Development Basketball League (DBL), liga basket pelajar terbesar di Indonesia, yang pada 2010 telah merambah 21 kota di Indonesia, diikuti sekitar 25.000 pemain dan ofisial.
Untuk mengembalikan lagi pamor liga profesional ini, re-branding tak terelakkan. Mulai 2010, IBL berubah nama menjadi National Basketball League (NBL) Indonesia. Sejumlah perubahan pun dilakukan, mencoba meningkatkan lagi jumlah pertandingan, mendekatkan lagi liga ini dengan penggemarnya. Dengan NBL, Indonesia pun punya harapan baru, semangat baru.
Diposting oleh
ichal cliquerz
di
19.17
0
komentar
sejarah DRUM
Alat musik yang biasanya dipukul (dengan tangan atau stik) itu, ada yang berbunyi khas justru bila diusap, maka namanya friction drum. Ada pula yang begitu dangkal "tubuh"-nya sehingga tidak dapat bertindak sebagai resonator suara, disebut frame drum. Misalnya tamborin.
Frame drum dimainkan orang di Timur Tengah kuno (khususnya kaum wanita), Yunani, dan Roma, selanjutnya menyebar ke Eropa Tengah. Bentuknya beragam mulai bulat, segi delapan, bujur sangkar, dll. Terkadang ditambah senar atau kerincingan di pinggir. Ada pula rattle drum, drum dua sisi dengan biji digantung di kanan-kiri yang ada di India dan Tibet.
Bagaimana kisah lahirnya drum? Manusia di peradaban awal memiliki kebiasaan memukul-mukul benda sekitarnya untuk mengekspresikan kegembiraan, misalnya saat berhasil menangkap binatang buruan.
Dalam ekskavasi di berbagai wilayah di dunia ditemukan drum tertua dari masa neolitikum. Misalnya, yang di Moravia diduga dari tahun 6000 SM. Bentuknya amat sederhana berupa sepotong batang kayu berongga yang ujungnya ditutup kulit reptil atau ikan. Alat itu dibunyikan dengan cara ditepuk.
Pada masa peradaban berikutnya, muncul drum kayu dengan kulit binatang. Stik pukul pun mulai dipakai. Ini ditunjukkan oleh artefak dari Mesir kuno (4000 SM).
Tahun 3000 SM dikenal frame drum raksasa di kalangan bangsa Sumeria kuno dan Mesopotamia. Selanjutnya, drum "menggelinding" ke Afrika dan Yunani sekitar tahun 2000 SM.
Drum serupa jam pasir tampak pada relief Bharhut, relief candi India tertua, dari abad 2 SM. Pada masa bersamaan drum muncul di Romawi. Bahakan Romawilah yang pertama kali menggunakan drum sebagai pengobar semangat pasukan perang.
Tahun 600-an Persia mengenal genderang pendek dari tanah liat. Lalu genderang itu mulai dibuat dari logam, terkadang kayu. Genderang itu pun menyebar ke Eropa, Afrika, dan Asia. Karena dibuat dari tembaga dan berbentuk ketel sup, namanya pun jadi kettle drum atau timpani.
Abad XIII timpani menunjukkan peran penting dalam musik Eropa. Karena bunyi gemuruhnya bak geledek, sekitar dua abad kemudian bangsa Inggris juga memanfaatkan timpani di bidang ketentaraan. Gunanya sebagai penanda waktu, aba-aba serangan, dan membuat musuh grogi.
Saat menjelajah dunia tahun 1500 bangsa Eropa membawa drum ke Amerika. Maka, cara pakai bangsa Inggris pun menyebar.
Tak ayal tahun 1800-an pasukan militer di berbagai negara mulai mempelajari dan menggunakan drum dalam pasukan. Malah ada terobosan baru berupa parade musik pasukan drum band tahun 1813 di Rusia. Inilah salah satu tonggak munculnya drum band.
Keinginan memperkaya musik drum sudah ada sejak 1550. Namun, baru tahun 1935 para pencinta musik di AS mewujudkannya. Drum pun tak lagi muncul tunggal. Seperangkat drum biasanya terdiri atas genderang bas, genderang senar, genderang tenor, dan simbal. Malah tahun 1970-an muncul drum listrik, yang kualitas bunyinya tak beda dengan gendang, timpani, atau drum akustik.
Diposting oleh
ichal cliquerz
di
19.16
0
komentar
guitar dan perkembanganya
Sering ditemukannya gitar dalam berbagai kesempatan, membentuk stereotip sederhana bahwa popularitas instrumen tersebut memang sangat tinggi. Hanya saja kepopulerannya seringkali melahirkan anggapan yang keliru dari sudut pandang tertentu, seperti: potensi gitar yang sebatas instrumen genjrang-genjreng dan nirmakna dari sudut pandang historis. Padahal, seperti halnya instrumen yang dianggap “agung” macam piano atau violin, gitar pun punya sejarah nan panjang. Tak cuma sejarah, ia pun punya potensi yang lebih dari sekedar instrumen pengiring. Bahkan ada yang menjuluki gitar sebagai ”piano yang mudah dibawa-bawa”. Gitar pun punya tempat istimewa dalam alur sejarah raksasa musik klasik yang di dalamnya hampir selalu terlibat kekayaan harmoni dan musikalitas. Hanya saja, memang, oleh karena segala keterbatasan dan pengaruh jaman tertentu, ia tak serta merta terus mencuat. Kestabilannya kalah dari piano dan instrumen gesek, tapi tak berarti ia minim peran. Seringkali berkat popularitas gitarlah, musik klasik diselamatkan dari imej eksklusifitas dan marjinalitas berlebihan.
Evolusi dan Istilah Gitar
Gitar adalah sebuah instrumen musik dengan akar sejarah yang digunakan di berbagai jenis musik. Secara umum, gitar memiliki 6 (enam) senar, meskipun gitar lain yang memiliki 4 (empat), 7 (tujuh), 8 (delapan), 10 (sepuluh), 11 (sebelas), 12 (duabelas), 13 (tigabelas), 18 (delapanbelas), masih tetap ada dan digunakan.
Popularitas gitar sangat terasa khususnya dalam aliran musik flamenco, jazz, blues, country, mariachi, rock, dan berbagai bentuk musik pop, karena dalam aliran-aliran tersebut, gitar mendapatkan porsi yang sangat besar dan juga menjadi instrumen utama. Tak hanya dalam aliran musik yang umumnya dimainkan secara berkelompok, gitar juga dapat digunakan sebagai instrumen solo dalam musik klasik. Gitar dapat dimainkan secara akustik, yang suaranya dihasilkan dari getaran senar dan kemudian dimodulasi oleh lubang resonansi. Namun, gitar juga dapat dimainkan secara elektrik dengan menggunakan amplifier.
Secara tradisional, gitar dibuat dari kombinasi berbagai bahan, misalnya kayu untuk bagian badan gitar, dan usus binatang untuk senarnya (yang belakangan digantikan dengan bahan nilon ataupun kawat).
musik yang menyerupai gitar telah muncul semenjak dulu. Akar perkembangan Gitar dapat ditelusuri hingga 4000 tahun kebelakang, dengan mengkhususkan pada wilayah Asia Tengah hingga Asia Barat. Tetapi dokumentasi tertulis pertama yang menyebutkan gitar, berasal dari abad ke-14. Ada pendapat yang mengatakan bahwa bentuk gitar yang paling mendekati bentuk modern pada saat ini berasal dari wilayah Spanyol, yang pada abad ke-16 digunakan oleh masyarakat kelas menengah kebawah sebagai pengganti dari vihuela (instrumen yang memiliki kemiripan bentuk dengan gitar) yang digunakan oleh kalangan aristokrat. Pada abad ke-16 dan 17, penggunaan instrumen gitar menjadi populer di negara-negara Eropa selain Spanyol. Setelah melalui evolusi yang panjang, gitar mencapai bentuknya yang kita kenal seperti sekarang pada abad ke-18, dengan menggunakan enam senar untuk menggantikan bentuk senar-berpasangan yang dikenal sebelumnya.
Vihuela yang berasal dari Spanyol, atau disebut juga viola da mano, merupakan instrumen penting yang berpengaruh dalam perkembangan gitar modern, yang disebabkan karena kemiripan antara vihuela dengan gitar. Vihuela memiliki penalaan yang sama dengan lute, dan memiliki bentuk yang mirip dengan gitar. Instrumen ini sempat sangat populer dalam waktu yang singkat di kawasan Spanyol dan Italia. Publikasi musik yang terakhir diketahui untuk vihuela muncul pada tahun 1576. Hingga saat ini belum ada kejelasan, apakah vihuela merupakan instrumen transisi menuju bentuk gitar modern, atau hanya sekedar kombinasi dari oud Arab dan lute Eropa. Menurut beberapa pendapat, perubahan bentuk vihuela menjadi serupa dengan gitar modern, adalah sebuah strategi untuk membedakan lute Eropa dari oud Arab/Moor.
Selama Abad Pencerahan (Renaissance), gitar belum sepopuler lute. Karena pada saat itu, gitar tidak dianggap sebagai sebuah instrumen yang serius. Karya dari Alonso Mudarra yang berjudul “Tres Libros de Musica en Cifras para Vihuela” dianggap sebagai karya pertama untuk instrumen gitar pada saat itu. Kemudian, gitar mulai menarik perhatian berbagai musisi, sehingga karya bagi gitar bermunculan dan bertambah banyak.
Penggunaan istilah gitar (bahasa Inggris, guitar) juga memiliki sejarah yang panjang. Bahasa Inggris mengadopsinya dari bahasa Spanyol guitarra. Istilah guitarra sendiri “dipinjam” dari bahasa Andalusia-Arab qitara, yang berasal dari bahasa Latin chitara, yang juga memiliki akar dari bahasa Yunani khitara. Sehingga ada beberapa istilah yang mungkin menjadi akar terbentuknya istilah “guitar”, yaitu :
1. Guitare – Prancis
2. Gitarre – Jerman
3. Guitarra – Spanyol
4. Chitarra – Italia
5. Violão – Portugis
6. Khitara – Yunani Kuno
7. Guittern – Abad Pertengahan
Sementara itu, gitar elektrik dibuat untuk musik populer di Amerika Serikat pada tahun 1930an, yang umumnya memiliki badan yang penuh, tanpa lubang resonansi. Suara dari gitar elektrik dihasilkan oleh amplifier dan direkayasa secara elektronik oleh para gitaris yang menggunakannya. Les Paul, salah seorang musisi Amerika Serikat, membuat sebuah prototipe untuk gitar elektrik, yang kemudian menjadi sangat populer di awal tahun 1940an.
Perkembangan Fisik Gitar
Pada awal evolusinya, gitar memiliki 4 (empat) course, yaitu 3 (tiga) pasang senar yang dimainkan bersamaan, dan sebuah senar untuk nada tertinggi seperti instrumen berdawai lainnya, yaitu ukulele. Selama masa Barok, gitar mendapatkan course ke-5.
Course ke-5 dapat ditala dengan nada :
1. “A", seperti yang dikenal sekarang.
2. Nada "A" rendah, dan satu oktaf lebih tinggi untuk pasangan senar lainnya
3. Keduanya bernada “A” dalam oktaf yang lebih tinggi dibandingkan gitar modern.
Pada akhir masa Barok, ada 2 (dua) perubahan signifikan terhadap gitar. Perubahan pertama yaitu senar yang berpasangan berkurang menjadi satu senar, dan penambahan satu senar lainnya, sehingga jumlahnya menjadi 6 (enam) senar. Hingga perubahan ini, gitar masih berbentuk kecil dan sempit.
Kemudian, Antonio de Torres (1817-1892) nembuat desain dan konstruksi gitar yang baru. Dirinya memperbesar ukuran dan bereksperimen dengan bahan apapun yang mungkin dapat meningkatkan kualitas suara dari gitar, khususnya untuk meningkatkan volume suara. Dia juga yang pertama kali menggunakan penahan berbentuk kipas di dalam bagian atas dari badan gitar. Dari berbagai eksperimen yang dilakukannya, dia sempat membuat gitar menggunakan bahan spruce untuk bagian atas dan bahan paper-mache untuk bagian belakang serta samping, yang membuktikan pendapatnya bahwa sebagian besar volume dari gitar dihasilkan dari bagian atas. Dari karyanya ini, dia dapat disebut sebagai the father of the modern guitar.
Selain evolusi bentuk dan jumlah senar, bagian lain yang juga turut berubah dari waktu ke waktu adalah senar. Pada mulanya, gitar menggunakan senar dengan bahan dari usus hewan atau sutra. Namun pada tahun 1946, usus hewan digantikan dengan senar berbahan nilon. Penggunaan senar berbahan nilon merupakan kemajuan besar semenjak penggunaan usus hewan. Senar berbahan nilon dibuat oleh Albert Augustine, seorang pembuat instrumen musik yang berasal dari New York. Menurut istrinya, Rose Augustine, Augustine tidak mampu untuk memperoleh bahan senar dari usus hewan karena pembatasan yang diberlakukan akibat Perang Dunia II, dan mendapatkan ide setelah mengetahui bahwab ada surplus persediaan nilon untuk militer.
Augustine kemudian mendekati perusahaan DuPont, yang memproduksi nilon untuk militer, agar mau membuat senar berbahan nilon. Pada mulanya, perusahaan tersebut tidak yakin bahwa para pemain gitar akan mau memakai senar berbahan nilon yang memiliki karakter suara “sonik”. Untuk meyakinkan DuPont, Augustine membuat sebuah blind-test yang didengarkan oleh perwakilan dari DuPont. Pada ujicoba tersebut, perwakilan dari DuPont menyatakan bahwa gitar dengan senar berbahan nilon memiliki kualitas suara yang jauh lebih baik. Semenjak itulah, DuPont menyetujui permintaan Augustine untuk membuat senar gitar berbahan nilon. Andres Segovia sendiri, langsung mengganti senarnya yang lama dengan senar berbahan nilon semenjak mengetahui penemuan dari Augustine. Belakangan ini, senar berbahan fluorocarbon polymer digunakan sebagai alternatif dari penggunaan senar berbahan nilon. Suara yang dihasilkan senar berbahan polimer tersebut, lebih disukai oleh sebagian luthier (pembuat gitar) dan gitaris.
Gitar dari Waktu ke Waktu
• 1265 Juan Gil of Zamora menyebutkan gitar bentuk awal dalam karyanya berjudul “Ars Musica”.
• 1283-1350 Guitarra Latina & Guitar Moresca disebutkan beberapa kali dalam puisi karya Archpriest of Hita
• 1306 "Gitarer" dimainkan dalam Festival Westminster di Inggris.
• 1404 "Der mynnen regein" karya Eberhard Von Cersne menyebutkan referensi ke "quinterne."
• 1487 Johannes Tinctoris menjelaskan bahwa “guitarra” ditemukan oleh orang Catalan. Pendapat ini merujuk pada gitar dengan 4 (empat) course. Setiap course memiliki sepasang senar.
• 1546 "Tres Libros de Musica en Cifras para Vihuela" yang dibuat oleh Alonso Mudarra menjadi karya pertama bagi musik gitar.
• 1551-1555 Adrian Le Roy mempublikasikan 9 (sembilan) buku tablatur. Kesembilan buku ini mengikutsertakan karya pertama bagi gitar dengan 5 (lima) course
• 1600-1650 Publikasi untuk gitar menjadi semakin banyak, dan popularitasnya mulai menyaingi lute.
• 1674 Publikasi "Guitarre Royal" yang dibuat oleh F. Corbetta semakin meningkatkan popularitas instrumen gitar. Karya ini didedikasikan untuk Louis XIV.
• 1770-1800 Senar keenam ditambahkan pada gitar, dan course yang ada digantikan oleh senar tunggal.
• 1800-1850 Gitar menjadi sangat populer, baik dari konser-konser maupun publikasi yang dihasilkan. Fernando Sor, Mauro Guiliani, Matteo Carcassi and Dioniso Aguado menjadi komposer-komposer yang produktis
• 1850-1892 Antonio de Torres mengembangkan gitar dengan memperbesar lubang resonansi hingga berbentuk seperti yang kita kenal saat ini.
• 1916 Andres Segovia membuat konser di Ateneo, sebuah aula konser terpenting yang ada di Madrid. Sebelum adanya konser ini, gitar dianggap tidak mampu menghasilkan suara yang cukup besar untuk aula seukuran Ateneo.
• 1946 Senar berbahan nilon menggantikan senar berbahan usus hewan.
Para Komposer Gitar
Kemunculan instrumen petik di Eropa dimulai di era Renaissance, sekitar tahun 1400-1600. Walaupun demikian, keberadaan instrumen petik diperkirakan sudah ada jauh sebelum itu, berkembang di kawasan Timur Tengah dan Yunani. Di era Renaissance ini, instrumen petik yang dikenal orang banyak adalah lute dan vihuela.
Vihuela berkembang dari Spanyol, merupakan instrumen yang bentuknya mendekati gitar modern. Dalam perkembangan terakhirnya, vihuella memiliki enam buah senar double-string yang terbuat dari gut, ditala sebagaimana gitar modern kecuali senar tiga, yang ditala setengah laras lebih rendah. Suaranya “tinggi” dan memiliki ukuran yang cukup besar untuk dipegang. Komposer untuk instrumen vihuella yang paling terkenal adalah Luis Milan (1500-1561). Karya terpenting dalam hidupnya adalah buku berjudul Libro de Musica de Vihuela de Mano Intitulalo "El Maestro", dipublikasikan di tahun 1535.
Sementara itu di belahan Eropa lain, lute menjadi instrumen favorit di kalangan bangsawan. Bentuk umumnya biasanya ditandai dengan bentuk badan yang mendekati oval tebal serta jumlah senar yang bervariasi (dari 4 hingga 12). Manuskrip musik lute tertua ditemukan berasal dari Italia pada tahun 1500-an. Namun, perkembangan yang signifikan berada di Inggris.
Salah satu komposer penting lute di era renaissance adalah John Dowland (1563–1626) dari Inggris. Karya – karya Dowland berkisar dari karya untuk solo lute hingga kombinasi antara vocal dan lute. Publikasi karya Dowland pertama pada tahun 1597 berjudul First Book of Songs. Sebagian besar karya Dowland adalah untuk Lute. Sebagian besar bentuk karyanya adalah solo lute, lute song (untuk vocal satu suara dan lute), dan viol-consort dengan akompanimen lute.
Di era baroque (1600-1750) mulai berkembang instrumen baroque guitar. Instrumen ini lebih kecil dari gitar modern, konstruksi yang lebih ringan, dan menggunakan gut strings. Jumlah senar pada umumnya 5 buah, dimana pada umumnya digunakan system double-string. Komposer yang umumnya dikenal untuk instrumen ini adalah Gaspar Sanz (1640-1710) dan Robert de Visée (1658-1725).
Namun walau demikian, raksasa musik petik baroque tetap jatuh kepada karya Johann Sebastian Bach (1685–1750) dan Silvius Leopold Weiss (1687-1750). Keduanya memiliki karya dengan cirri musik yang kaya dengan harmonic modulation dan counterpoint. Walau demikian, Bach hanya menulis empat buah suite untuk lute dibandingkan range besar repertoar karya Weiss (yang mencapai 600 pieces).
Weiss menulis karya solo, chamber, dan concerto. Namun sayang, yang berhasil ditemukan hanya karya – karya lute solonya saja. Karya Weiss berbentuk sonata (yang bukan sonata form di era klasik) berisi baroque dance pieces. Weiss dan Bach saling mengenal, seringkali bersaing dalam hal improvisasi.
Yang menarik dari musik gitar adalah penggunaan istilah Early Romantic dibandingkan Classical dalam beberapa referensi, untuk mengategorikan periodisasi musik dengan rentang tahun 1785-1909. Periode ini dikenal sebagai Golden Age musik gitar karena bermunculannya composer – composer gitar yang menghasilkan karya dengan value tinggi. Selain itu, hal ini dengan alasan bahwa sebenarnya tahun lahirnya karya – karya ini, serta gaya komposisi yang digunakan, mengacu kepada era Late Classical namun belum sepenuhnya menggunakan unsure Romanticism.
Instrumen gitar yang digunakan pada masa itu lebih kecil, lebih ringan, serta lebih mudah dimainkan. Tone yang dihasilkan didominasi warna treble, dengan keseimbangan yang baik antara bass, mid, dan treble. Lebih renyah dan tajam, dengan respon attack yang lebih cepat dibandingkan dengan gitar modern yang memiliki bass berat serta mellow sustain. Senar yang digunakan mirip dengan yang digunakan oleh gitar modern, umumnya jumlah senar bervariasi dari 6 hingga 10 senar. Secara umum, kategori composer dibagi menjadi dua, berdasarkan kecendrungan gaya komposisi.
Periode awal dari early romantic dikategorikan dengan era Fernando Sor (1778-1839) dan Mauro Giuliani (1781-1829). Kedua composer ini seringkali dijadikan acuan periodisasi karena output karyanya yang besar dan bentuk karyanya yang bervariasi.
Giuliani adalah komposer yang berbasis di Vienna, dengan gaya komposisi khas Vienna: hidup, menarik, dan sangat meyakinkan. Giuliani merupakan teman dekat dari Beethoven, Schubert, Rossini, Paganini dan Hummel. Kedekatan ini satu sama lain saling mempengaruhi bentuk musik dari para composer ini sehingga terbentuk gaya yang khas serta memiliki kemiripan tersendiri. Karya Giuliani memiliki spectrum besar dari concerto, chamber, vocal works, ensemble, dan solo gitar.
Sor adalah gitaris-komposer yang menetap di Paris. Sor, selain menulis untuk gitar, dikenal juga sebagai komposer ballet. Sor selalu menulis musik serius dengan kemampuan lirikal,ditunjang dengan struktur voicing dan harmony yang ketat. Sor selalu menganggap dirinya seorang harmonist. Sumbangsih terbesarnya untuk perkembangan teknik gitar adalah Method for the Spanish Guitar yang diterbitkan di tahun 1832.
Era selanjutnya ditandai dengan komposer Napoleon Coste (1805 – 1883) dan Johann Kaspar Mertz (1806 - 1856). Idiom romatik mulai dipergunakan oleh kedua komposer ini. Gaya komposisi Coste mengacu pada gaya klasik dari Sor, namun dengan tambahan khas idiom French-romanticism. Sedangkan Mertz musiknya mengacu kepada gaya lirikal dan penggunaan appergio yang mirip dengan karya – karya piano romantik. Keduanya adalah gitaris yang menggunakan gitar romantik dengan jumlah senar di atas 6.
Setelah era ini, baru berkembang musik romantik untuk gitar, yang umumnya menjadikan Fransisco Tarrega (1852 – 1909) sebagai penutup era early romantic dan memulai era romantik (dan modern). Yang membuat Tarrega begitu terkenal adalah berkat jasa murid – muridnya dan metode pembelajaran gitar serta etude – etude-nya. Selain itu, musik Tarrega umumnya ringan dan mudah untuk didengarkan, sehingga membentuk cirri tertentu bagi karya – karyanya. Di era ini, penggunaan gitar dengan model Torres umum digunakan, yang merupakan model gitar modern hingga saat ini.
Tentu saja disamping komposer – komposer yang dibahas di atas, masih banyak komposer – komposer gitar lain yang layak mendapat perhatian dan apresiasi karyanya. Sebut saja naman – nama seperti Regondi, Aguado, Carcassi, Arcas, Legnani, dan lain – lain. Umumnya kebanyakan orang kurang mengenal karya – karya mereka karena “termakan” jaman romantik yang lebih menyukai orchestra dan piano. Gitar tenggelam di era romantik. Timbul kembali pada periodisasi modern serta kembali mendapat pengakuannya sebagai instrumen konser.
Berkembang banyak sekali posibilitas permainan gitar dari segi teknik hingga gaya komposisi musik di era modern (hingga kini). Komposer – komposer yang layak mendapat perhatian serta apresiasi seperti Villa-Lobos, Castelnuovo-Tedesco, Dyens, Rodrigo, dan lain – lain. Komposer – komposer di era modern selain kembali menggali potensi musik untuk gitar, juga membuka kemungkinan – kemungkinan baru tentang bagaimana instrumen ini dapat dimainkan.
Dari sejarah perkembangan gitar, selalu terlihat pola berulang dimana seorang komposer gitar umumnya adalah pemain gitar juga. Kemungkinan hal ini disebabkan kerumitan teknikal gitar yang walau di satu sisi seolah membatasi kreativitas komposer, namun di sisi yang lain justru membutuhkan skill serta kreativitas tersendiri dalam membuat komposisi – komposisinya.
Glosarium Gitar
A. Simbol untuk jari manis kanan. Singkatan dari anular.
Akor. Kesatuan bunyi dalam musik yang mengandung tiga not atau lebih.
Akustik. Jenis gitar yang dapat dimainkan langsung, tanpa harus memakai amplifier atau piranti elektronik lain untuk memperkuat bunyinya.
Apoyando. Teknik memetik gitar dengan jari, dengan arah petikan sejajar posisi senar hingga jari tertahan di senar berikutnya setelah memetik.
Arch top. Desain gitar dengan permukaan maupun punggung tidak datar, melainkan melengkung/cembung seperti pada biola. Bianya gitar dengan desain ini digemari gitaris jazz.
Backboard. Sisi belakang gitar yang menempel ke dada gitaris.
Balalaika. Alat musik khas Rusia yang termasuk kerabat gitar dengan bentuk badan segitiga serta ukuran yang beragam.
Banjo. Instrumen musik mirip gitar dengan bagian badan berbentuk bulat, digunakan terutama untuk musik country dan folk. Yang paling populer adalah banjo dengan lima senar yang ditala membentuk akor G mayor: GDBGD.
Capotasto. Biasa disebut capo saja. Semacam penjepit yang dipasang pada leher gitar untuk menekan keenam senar pada posisi tertentu. Berfungsi untuk menghasilkan nada dasar yang lebih tinggi (modulasi).
Ceja. Ada pula yang menyebutnya barre. Penggunaan jari 1 (telunjuk) untuk menekan sekaligus dia hingga enam senar.
Cut away. Lekukan/potongan bagian bodi gitar di dekat leher yang bertujuan memudahkan jari kiri menjangkau not-not tertinggi pada leher gitar.
Etude. Komposisi yang dirancang secara khusus agar dapat meningkatkan kemampuan teknik pemainnya.
Falseta. Improvisasi permainan gitar dalam musik flamenco. Dimainkan di antara bait-bait nyanyian untuk memberi kesempatan penyanyi bernafas sejenak sebelum melanjutkan nyanyiannya.
F-Hole. Lubang suara pada bagian depan gitar elektrik maupun akustik yang menyerupai huruf F. Biasanya sepasang.
Fingerstyle. Teknik memetik gitar dengan memanfaatkan ibu jari dan jari-jari tangan kanan untuk memetik langsung senar-senar gitar.
Flamenco. Musik tradisional dari kawasan Spanyol Selatan yang memiliki karakter unik dan eksotis. Teknik terpenting dalam bermain gitar flamenco adalah rasquedo, tremolo, dan golpe.
Golpe. Teknik memukul permukaan gitar dengan jari untuk memberi efek perkusif.
Harmonik. Efek nada tinggi –pada gitar klasik menyerupai suara harpa- yang diperoleh dengan menyentuh lembut (bukan menekan) senar lepas pada fret tertentu lalu memetiknya. Bisa dilakukan pada fret 3, 4, 5, 7, 9, 12, 19, dan 24.
Headstock. Desain ukiran pada kepala gitar.
I. Simbol untuk jari telunjuk kanan. Singkatan dari indice.
Lap Steel. Jenis gitar berdawai logam yang didesain khusus untuk dimainkan dengan posisi dipangku.
Lute. Alat musik berdawai mirip gitar dengan bentuk tubuh menyerupai buah pir dibelah dua. Amat populer di Eropa sejak Abad Pertengahan hingga abad ke-18.
Luthier. Pembuat gitar.
M. Simbol untuk jari tengah kanan. Singkatan dari medio.
Mandolin. Instrumen musik mirip gitar dengan tubuh lebih kecil serta berbentuk mirip tetesan air yang berasal dari Italia dan populer sejak abad ke-17.
Nut. Bilah kecil keras yang menjadi tempat sandaran atau melintasnya senar di ujung leher gitar.
Open tuning. Tala alternatif pada gitar hingga keenam senar lepas menghasikan bunyi sebuah akor mayor ataupun minor. Contohnya E-G#-B-G#-B-E menghasilkan bunyi akor E mayor.
P. Simbol untuk ibu jari kanan. Singkatan dari pulgar.
Plektrum. Peranti untuk memetik senar gitar.
Rasqueado. Teknik strumming dengan memukulkan secara berurutan empat jari kanan ke semua senar. Dimulai dari kelingking sampai telunjuk.
Senar. Biasa disebut juga dawai. Pada zaman dulu senar gitar terbuat dari kawat maupun usus hewan. Pada masa kini, hanya ada dua jenis pokok senar: nilon dan logam.
Solid body. Gitar dengan bagian tubuh yang tidak berongga, padat.
Soundhole. Lubang pada bagian depan gitar akustik/klasik untuk melepaskan gelombang suara yang dihasilkan dari dalam tubuh gitar.
Strumming. Membunyikan beberapa senar sekaligus secara serentak dengan menggunakan jari atau plektrum.
Tabalet. Efek suara tambur atau drum. Dengan tangan kanan, pilin senar 5 dan 6 hingga bertukar tempat, lalu tekan/tahan kedua senar itu pada fret ke-9 (boleh juga posisi lain) dengan telunjuk kiri agar tak kembali ke posisi semula. Petik kedua senar bersamaan. Melodi pada senar 1 atau 2 bisa dimainkan berbarengan dengan suara “tambur” ini.
Tirando. Teknik memetik gitar dengan jari, dengan arah petikan mengayun ke bagian telapak tangan. Juga disebut dengan al aire atau free stroke.
Ud (oud). Instrumen berdawai dari Arab yang diduga merupakan nenek moyang instrument gitar modern. Catatan sejarah menunjukkan ud sudah dikenal sejak abad ke-7. Ud tak memiliki fret alias fretless dan dipetik dengan menggunakan plektrum. Ud masuk ke Spanyol saat pendudukan kaum moor.
Ukulele. Instrumen berdawai yang mirip gitar dalam skala mini dan hanya memiliki empat senar. Diperkenalkan ke Kepulauan Hawaii tahun 1870 oleh para pelaut Prtugis, namun baru populer di Amerika Serikat di awal abad ke-20.
Vihuela. Alat musik petik dari abad ke-15 dan 16 di Spanyol yang merupakan nenek moyang gitar modern.
Diposting oleh
ichal cliquerz
di
19.14
0
komentar
sejarah perkembangan music dunia
Sejak abad ke-2 dan abad ke-3 sebelum Masehi, di Tiongkok da Mesir ada musik yang mempunyai bentuk tertentu. Dengan mendapat pengaruh dari Mesir dan Babilon, berkembanglah musik Hibrani yang dikemudian hari berkembang menjadi musik Gereja. Musik itu kemudian disenangi oleh masyarakat, karena adanya pemain-pemain musik yang mengembara serta menyanyikan lagu yang dipakai pada upacara Gereja. Musik itu tersebar di seluruh Eropa kemudian tumbuh berkembang, dan musik instrumental maju dengan pesat setelah ada perbaikan pada alat-alat musik, misalnya biola dan cello. Kemudian timbulah alat musik Orgel. Komponis besar muncul di Jerman, Prancis, Italia, dan Rusia. Dalam abad ke 19, rasa kebangsaan mulai bangun dan berkembang. Oleh karena itu perkembangan musik pecah menurut kebangsaannya masing-masing, meskipun pada permulaannya sama-sama bergaya Romantik. Mulai abad 20, Prancis menjadi pelopor dengan musik Impresionistis yang segera diganti dengan musik Ekspresionistis. Perkembangan Musik Dunia Musik sudah ada sejak Zaman purbakala dan dipergunakan sebagai alat untuk mengiringi upacara-upacara kepercayaan. Perubahan sejarah musik terbesar terjadi pada abad pertengahan,disebabkan terjadinya perubahan keadaan dunia yang makin meningkat. Musik tidak hanya dipergunakan untuk keperluan keagamaan, tetapi dipergunakan juga un tuk urusan duniawi PERKEMBANGAN MUSIK DUNIA TERBAGI DALAM ENAM ZAMAN : 1.Zaman Abad Pertengahan Zaman Abad Pertengahan sejarah kebudayaan adalah Zaman antara berakhirnya kerajaan Romawi (476 M) sampai dengan Zaman Reformasi agama Kristen oleh Marthen Luther (1572M). perkembangan Musik pada Zaman ini disebabkan oleh terjadinya perubahan keadaan dunia yang semakin meningkat, yang menyebabkan penemuan-penemuan baru dalam segala bidang, termasuk dalam kebudayaan. Perubahan dalam sejarah musik adalah bahwa musik tedak lagi dititikberatkan pada kepentingan keagamaan tetapi dipergunakan juga untuk urusan duniawi, sebagai sarana hiburan. Perkembangan selanjutnya adalah adanya perbaikan tulisan musik dan dasar-dasar teori musik yang dikembangkan oleh Guido d’ Arezzo (1050 M) Musik dengan menggunakan beberapa suara berkembang di Eropa Barat. Musik Greogrian disempurnakan oleh Paus Gregorius. Pelopor Musik pada Zaman Pertengahan adalah : 1. Gullanme Dufay dari Prancis. 2. Adam de la halle dari Jerman. 2. Zaman Renaisance (1500 – 1600) Zaman Renaisance adalah zaman setelah abad Pertengahan, Renaisance artinya Kelahiran Kembali tingkat Kebudayaan tinggi yang telah hilang pada Zaman Romawi. Musik dipelajari dengan cirri-ciri khusus, contoh nyanyian percintaan, nyanyian keperwiraan. Sebaliknya musik Gereja mengalami kemunduran. Pada zaman ini alat musik Piano dan Organ sudah dikenal, sehingga munculah musik Instrumental. Di kota Florence berkembang seni Opera. Opera adalah sandiwara dengan iringan musik disertai oloeh para penyanyinya. Komponis-komponis pada Zaman Renaisance diantaranya : 1. Giovanni Gabrieli (1557 – 1612) dari Italia. 2. Galilei (1533 – 1591) dari Italia. 3. Claudio Monteverdi (1567 – 1643) dari Venesia. 4. Jean Baptiste Lully (1632 – 1687) dari Prancis. 3. Zaman Barok dan Rokoko Kemajuan musik pada zaman pertengahan ditandai dengan munculnya aliran-aliran musik baru, diantaranya adalah aliran Barok dan Rokoko. Kedua aliran ini hamper sama sifatnya, yaitu adanya pemakaian Ornamentik (Hiasan Musik). Perbedaannya adalah bahwa musik Barok memakai Ornamentik yang deserahkan pada Improvisasi spontan oleh pemain, sedangkan pada musik Rokoko semua hiasan Ornamentik dicatat. Komponis-komponis pada Zaman Barok dan Rokoko : A. Johan Sebastian Bach Lahir tanggal 21 Maret 1685 di Eisenach Jerman, meninggal tanggal 28 Juli 1750 di Lipzig Jerman. Hasil karyanya yang amat indah dan terkenal: 1. St. Mathew Passion. 2. Misa dalam b minor. 3. 13 buah konser piano dengan orkes 4. 6 buah Konserto Brandenburg Gubahan-gubahannya mendasari musik modern. Sebastian Bach menciptakan musik Koral (musik untuk Khotbah Gereja) dan menciptakan lagu-lagu instrumental. Pada akhir hidupnya Sebastian Bach menjadi buta dan meninggal di Leipzig B. George Fredrick Haendel Lahir di Halle Saxony 23 Februari 1685 di London, meninggal di London tanggal 14 April 1759. Semasa kecilnya dia sudah memperlihatkan bekat keahlian dalam bermain musik. Pada tahun 1703,ia pindah ke Hamburg untuk menjadi anggaota Orkes Opera. Tahun 1712 ia kembali mengunjungi Inggris. Hasil ciptaannya yang terkenal adalah ; 1. Messiah, yang merupakan Oratorio (nama sejenis musik) yang terkenal. 2. Water Musik (Musik Air). 3. Fire Work Music (Musik Petasan). Water Musik dan Fire Work Music merupakan Orkestranya yang paling terkenal. Dia meninggal di London dan dimakamkan di Westminster Abbey. 4. Zaman Klasik 91750 – 1820) Sejarah musik klasik dimukai pada tahun 1750, setelah berakhirnya musik Barok dan Rokoko. Ciri-ciri Zaman musik Klasik: a. Penggunaan dinamika dari Keras menjadi Lembut, Crassendo dan Decrasscendo. b. Perubahan tempo dengan accelerando (semakin Cepat) dan Ritarteando (semakin lembut). c. Pemakaian Ornamentik dibatasi d. Penggunaan Accodr 3 nada. Komponis-komponis pada Zaman Klasik antara lain : 1. Frans Joseph Haydn (1732 – 1809), Lahir di Rohrau Austria, ia meninggal tanggal 31 Mei 1809 di Wina Austria. Karya ciptaannya yaitu : Sonata Piano, 87 buah kuartet, 24 buah opera, 100 buah simfoni, yang paling terkenal adalah The Surprisse Sympony. Dalam sejarah musik, Joseph Haydn termashur sebagai Bapak Simfony yang mewujudkan bentuk orkes dan kuartet seperti yang kita kenal sekarang. Di Wina ia diakui sebagai Komponis Austria yang handal. 2. Wolfgang Amandeus Mozart (1756 – 1791) Lahir pada tanggal 27 januari 1756 di Salzburg Austria, meninggal tanggal 5 Desember 1791 di Wina Austria. Hasil karyanya adalah : Requiem Mars, 40 buah Simfony, Opera Don Geovani, Kuintet Biola Alto, Konserto Piano. Pada usia 3 tahun ia telah dapat menghasilkan melodi dan menerapkan accor pada hrpsikord. Pada usia 5 tahun ia telah mulai menciptakan lagu dan muncul didepan umum pada usia 6 tahun, kemudian bersama saudara perempuannya mengadakan Tour keliling Eropa. Pada tahun 1781 ia pindah ke kota Wina dan mengarang ciptaan-ciptaannya yang termaahur. Permainannya sangat menakjubkan, sehingga dijiluki Anak Ajaib. Biarpun memperoleh banyak sukses, tapi ia sangat miskin dan dalam keadaan yang sengsara, ia meninggal di Wina dalam usia 35 tahun dan dikuburkan di pekuburan fakir miskin. Ia menulis banyak komposisi dalam bentuk yang berbeda-beda tetapi berpegang kuat pada gaya klasik murni. 5. Zaman Romantik (1820 – 1900) Musik romantic sangat mementingkan perasaan yang subyaktif. Musik bukan saja dipergunakan untuk mencapai keindahan nada-nada, akan tetapi digunakan untuk mengungkapkan perasaan. Oleh karena itu, dinamika dan tempo banyak dipakai. Komponis-komponis pada Zaman romantic adalah : a. Ludwig Von Bethoven dari Jerman. b. Franz Peter Schubert dari Wina. c. Francois Fredrick Chopin dari Polandia d. Robert Alexander Schumann dari jerman. e. Johanes Brahms dari Hamburg Jerman. Riwayat Haidup Komponis Zaman Romantik : A. Ludwig Von Beethoven (1770 – 1827) Lahir Desember 1770 di Bonn Jerman, ia meninggal tanggal 26 Maret 1827 di Wina Austria. Ia menamakan dirinya sebagai Pujangga Nada. Sejak usia 4 tahun dia belajar musik dibawah asuhan ayanhnya. Pada usia 17 tahun ia pergi ke Wina menemui komponis Mozart, kemudian Mozart memberi bimbingan musik kepadanya, sehingga ia dapat menjadi pemain musik yang baik danm komonis yang berbakat. Pada usia 30 tahun pendengarannya mulai berkurang, dan usia 50 tahun pendengarannya tuli sama sekali. Pada waktu ciptaannya Ninth Symphonies lahir, ia tidak mampu lagi mendengarkan hasil karyanya itu. Pada tanggal 26 Maret 1827, dia meninggal di Wina. Ia hidup dengan sangat menderita, tetapi mampu menciptakan Sonata dunia yang paling indah. Hasil ciptaannya antara lain : - 5 buah sonata cello dan piano. - 9 buah symfoni - 32 sonata piano. B. Franz Peter Scubert (1797 – 1828) Lahir di Wina 31 Januari 1797, dia meninggal tanggal 19 Desember 1828, ciptaannya antara lain : Ave Maria, The Erl King, Antinghed Symphony, Gretchen At The Spining Sheel, The Wild Rose. Schubert mempunyai suara yang merdu dan menjadi penyayi paduan suara Imperial Choir. Kemudian ia memperdalam pengetahuan musiknya dibidang komposisi. Pada waktu meninggal, Ia tidak dikenal orang banyak dan berpasan agar dikuburkan dekat makan Beethoven. Dia meninggalkan 100 buah hasil karyanya, kebanyakan lagu-lagu solo. C. Wilhelm Richard Wagner (1813 – 1883) Lahir tanggal 22 Mei 1813 di Leipzig Jerman, meninggal 13 Februari 1883 di Venesia. Hasil ciptaannya antaralain : Tannhauser, Die Maistersinger Von Hurberg, Lohengrin, Der Fliegende Holander. D. Johannes Brahms (1883 – 1897) Lahir 7 Mei 1883 di Hamburg Jerman, ia meninggal 3 April 1897 di Wina Austria. Hasil ciptaannya : Hungarian Dance, Muskoor Ein Deusches Requiem, Kuartet gesek.. paa usia 14 tahun ia telah menjadi pianis yang baik. Dia adalah seorang komponis terakhir dari aliran Romantik, karyanya sangat indah. 6. Zaman Modern (1900 – sekarang) Musik pada Zaman ini tidak mengakui adanay hokum-hukum dan peraturan-peraturan, karena kemajuan ilmu dan teknologi yang semakin pesat, misalnya penemuan dibidang teknik seperti Film, Radio, dan Televisi. Pada masa ini orang ingin mengungkapkan sesuatu dengan bebas. Komponis-komponis pada Zaman Modern : 1. Claude Achille Debussy dari Prancis 2. Bella Bartok dari Honggaria. 3. Maurice Ravel dari Prancis. 4. Igor Fedorovinsky dari Rusia 5. Edward Benyamin Britten dari Inggris.Sejak abad ke-2 dan abad ke-3 sebelum Masehi, di Tiongkok da Mesir ada musik yang mempunyai bentuk tertentu. Dengan mendapat pengaruh dari Mesir dan Babilon, berkembanglah musik Hibrani yang dikemudian hari berkembang menjadi musik Gereja. Musik itu kemudian disenangi oleh masyarakat, karena adanya pemain-pemain musik yang mengembara serta menyanyikan lagu yang dipakai pada upacara Gereja. Musik itu tersebar di seluruh Eropa kemudian tumbuh berkembang, dan musik instrumental maju dengan pesat setelah ada perbaikan pada alat-alat musik, misalnya biola dan cello. Kemudian timbulah alat musik Orgel. Komponis besar muncul di Jerman, Prancis, Italia, dan Rusia. Dalam abad ke 19, rasa kebangsaan mulai bangun dan berkembang. Oleh karena itu perkembangan musik pecah menurut kebangsaannya masing-masing, meskipun pada permulaannya sama-sama bergaya Romantik. Mulai abad 20, Prancis menjadi pelopor dengan musik Impresionistis yang segera diganti dengan musik Ekspresionistis. Perkembangan Musik Dunia Musik sudah ada sejak Zaman purbakala dan dipergunakan sebagai alat untuk mengiringi upacara-upacara kepercayaan. Perubahan sejarah musik terbesar terjadi pada abad pertengahan,disebabkan terjadinya perubahan keadaan dunia yang makin meningkat. Musik tidak hanya dipergunakan untuk keperluan keagamaan, tetapi dipergunakan juga un tuk urusan duniawi PERKEMBANGAN MUSIK DUNIA TERBAGI DALAM ENAM ZAMAN : 1.Zaman Abad Pertengahan Zaman Abad Pertengahan sejarah kebudayaan adalah Zaman antara berakhirnya kerajaan Romawi (476 M) sampai dengan Zaman Reformasi agama Kristen oleh Marthen Luther (1572M). perkembangan Musik pada Zaman ini disebabkan oleh terjadinya perubahan keadaan dunia yang semakin meningkat, yang menyebabkan penemuan-penemuan baru dalam segala bidang, termasuk dalam kebudayaan. Perubahan dalam sejarah musik adalah bahwa musik tedak lagi dititikberatkan pada kepentingan keagamaan tetapi dipergunakan juga untuk urusan duniawi, sebagai sarana hiburan. Perkembangan selanjutnya adalah adanya perbaikan tulisan musik dan dasar-dasar teori musik yang dikembangkan oleh Guido d’ Arezzo (1050 M) Musik dengan menggunakan beberapa suara berkembang di Eropa Barat. Musik Greogrian disempurnakan oleh Paus Gregorius. Pelopor Musik pada Zaman Pertengahan adalah : 1. Gullanme Dufay dari Prancis. 2. Adam de la halle dari Jerman. 2. Zaman Renaisance (1500 – 1600) Zaman Renaisance adalah zaman setelah abad Pertengahan, Renaisance artinya Kelahiran Kembali tingkat Kebudayaan tinggi yang telah hilang pada Zaman Romawi. Musik dipelajari dengan cirri-ciri khusus, contoh nyanyian percintaan, nyanyian keperwiraan. Sebaliknya musik Gereja mengalami kemunduran. Pada zaman ini alat musik Piano dan Organ sudah dikenal, sehingga munculah musik Instrumental. Di kota Florence berkembang seni Opera. Opera adalah sandiwara dengan iringan musik disertai oloeh para penyanyinya. Komponis-komponis pada Zaman Renaisance diantaranya : 1. Giovanni Gabrieli (1557 – 1612) dari Italia. 2. Galilei (1533 – 1591) dari Italia. 3. Claudio Monteverdi (1567 – 1643) dari Venesia. 4. Jean Baptiste Lully (1632 – 1687) dari Prancis. 3. Zaman Barok dan Rokoko Kemajuan musik pada zaman pertengahan ditandai dengan munculnya aliran-aliran musik baru, diantaranya adalah aliran Barok dan Rokoko. Kedua aliran ini hamper sama sifatnya, yaitu adanya pemakaian Ornamentik (Hiasan Musik). Perbedaannya adalah bahwa musik Barok memakai Ornamentik yang deserahkan pada Improvisasi spontan oleh pemain, sedangkan pada musik Rokoko semua hiasan Ornamentik dicatat. Komponis-komponis pada Zaman Barok dan Rokoko : A. Johan Sebastian Bach Lahir tanggal 21 Maret 1685 di Eisenach Jerman, meninggal tanggal 28 Juli 1750 di Lipzig Jerman. Hasil karyanya yang amat indah dan terkenal: 1. St. Mathew Passion. 2. Misa dalam b minor. 3. 13 buah konser piano dengan orkes 4. 6 buah Konserto Brandenburg Gubahan-gubahannya mendasari musik modern. Sebastian Bach menciptakan musik Koral (musik untuk Khotbah Gereja) dan menciptakan lagu-lagu instrumental. Pada akhir hidupnya Sebastian Bach menjadi buta dan meninggal di Leipzig B. George Fredrick Haendel Lahir di Halle Saxony 23 Februari 1685 di London, meninggal di London tanggal 14 April 1759. Semasa kecilnya dia sudah memperlihatkan bekat keahlian dalam bermain musik. Pada tahun 1703,ia pindah ke Hamburg untuk menjadi anggaota Orkes Opera. Tahun 1712 ia kembali mengunjungi Inggris. Hasil ciptaannya yang terkenal adalah ; 1. Messiah, yang merupakan Oratorio (nama sejenis musik) yang terkenal. 2. Water Musik (Musik Air). 3. Fire Work Music (Musik Petasan). Water Musik dan Fire Work Music merupakan Orkestranya yang paling terkenal. Dia meninggal di London dan dimakamkan di Westminster Abbey. 4. Zaman Klasik 91750 – 1820) Sejarah musik klasik dimukai pada tahun 1750, setelah berakhirnya musik Barok dan Rokoko. Ciri-ciri Zaman musik Klasik: a. Penggunaan dinamika dari Keras menjadi Lembut, Crassendo dan Decrasscendo. b. Perubahan tempo dengan accelerando (semakin Cepat) dan Ritarteando (semakin lembut). c. Pemakaian Ornamentik dibatasi d. Penggunaan Accodr 3 nada. Komponis-komponis pada Zaman Klasik antara lain : 1. Frans Joseph Haydn (1732 – 1809), Lahir di Rohrau Austria, ia meninggal tanggal 31 Mei 1809 di Wina Austria. Karya ciptaannya yaitu : Sonata Piano, 87 buah kuartet, 24 buah opera, 100 buah simfoni, yang paling terkenal adalah The Surprisse Sympony. Dalam sejarah musik, Joseph Haydn termashur sebagai Bapak Simfony yang mewujudkan bentuk orkes dan kuartet seperti yang kita kenal sekarang. Di Wina ia diakui sebagai Komponis Austria yang handal. 2. Wolfgang Amandeus Mozart (1756 – 1791) Lahir pada tanggal 27 januari 1756 di Salzburg Austria, meninggal tanggal 5 Desember 1791 di Wina Austria. Hasil karyanya adalah : Requiem Mars, 40 buah Simfony, Opera Don Geovani, Kuintet Biola Alto, Konserto Piano. Pada usia 3 tahun ia telah dapat menghasilkan melodi dan menerapkan accor pada hrpsikord. Pada usia 5 tahun ia telah mulai menciptakan lagu dan muncul didepan umum pada usia 6 tahun, kemudian bersama saudara perempuannya mengadakan Tour keliling Eropa. Pada tahun 1781 ia pindah ke kota Wina dan mengarang ciptaan-ciptaannya yang termaahur. Permainannya sangat menakjubkan, sehingga dijiluki Anak Ajaib. Biarpun memperoleh banyak sukses, tapi ia sangat miskin dan dalam keadaan yang sengsara, ia meninggal di Wina dalam usia 35 tahun dan dikuburkan di pekuburan fakir miskin. Ia menulis banyak komposisi dalam bentuk yang berbeda-beda tetapi berpegang kuat pada gaya klasik murni. 5. Zaman Romantik (1820 – 1900) Musik romantic sangat mementingkan perasaan yang subyaktif. Musik bukan saja dipergunakan untuk mencapai keindahan nada-nada, akan tetapi digunakan untuk mengungkapkan perasaan. Oleh karena itu, dinamika dan tempo banyak dipakai. Komponis-komponis pada Zaman romantic adalah : a. Ludwig Von Bethoven dari Jerman. b. Franz Peter Schubert dari Wina. c. Francois Fredrick Chopin dari Polandia d. Robert Alexander Schumann dari jerman. e. Johanes Brahms dari Hamburg Jerman. Riwayat Haidup Komponis Zaman Romantik : A. Ludwig Von Beethoven (1770 – 1827) Lahir Desember 1770 di Bonn Jerman, ia meninggal tanggal 26 Maret 1827 di Wina Austria. Ia menamakan dirinya sebagai Pujangga Nada. Sejak usia 4 tahun dia belajar musik dibawah asuhan ayanhnya. Pada usia 17 tahun ia pergi ke Wina menemui komponis Mozart, kemudian Mozart memberi bimbingan musik kepadanya, sehingga ia dapat menjadi pemain musik yang baik danm komonis yang berbakat. Pada usia 30 tahun pendengarannya mulai berkurang, dan usia 50 tahun pendengarannya tuli sama sekali. Pada waktu ciptaannya Ninth Symphonies lahir, ia tidak mampu lagi mendengarkan hasil karyanya itu. Pada tanggal 26 Maret 1827, dia meninggal di Wina. Ia hidup dengan sangat menderita, tetapi mampu menciptakan Sonata dunia yang paling indah. Hasil ciptaannya antara lain : - 5 buah sonata cello dan piano. - 9 buah symfoni - 32 sonata piano. B. Franz Peter Scubert (1797 – 1828) Lahir di Wina 31 Januari 1797, dia meninggal tanggal 19 Desember 1828, ciptaannya antara lain : Ave Maria, The Erl King, Antinghed Symphony, Gretchen At The Spining Sheel, The Wild Rose. Schubert mempunyai suara yang merdu dan menjadi penyayi paduan suara Imperial Choir. Kemudian ia memperdalam pengetahuan musiknya dibidang komposisi. Pada waktu meninggal, Ia tidak dikenal orang banyak dan berpasan agar dikuburkan dekat makan Beethoven. Dia meninggalkan 100 buah hasil karyanya, kebanyakan lagu-lagu solo. C. Wilhelm Richard Wagner (1813 – 1883) Lahir tanggal 22 Mei 1813 di Leipzig Jerman, meninggal 13 Februari 1883 di Venesia. Hasil ciptaannya antaralain : Tannhauser, Die Maistersinger Von Hurberg, Lohengrin, Der Fliegende Holander. D. Johannes Brahms (1883 – 1897) Lahir 7 Mei 1883 di Hamburg Jerman, ia meninggal 3 April 1897 di Wina Austria. Hasil ciptaannya : Hungarian Dance, Muskoor Ein Deusches Requiem, Kuartet gesek.. paa usia 14 tahun ia telah menjadi pianis yang baik. Dia adalah seorang komponis terakhir dari aliran Romantik, karyanya sangat indah. 6. Zaman Modern (1900 – sekarang) Musik pada Zaman ini tidak mengakui adanay hokum-hukum dan peraturan-peraturan, karena kemajuan ilmu dan teknologi yang semakin pesat, misalnya penemuan dibidang teknik seperti Film, Radio, dan Televisi. Pada masa ini orang ingin mengungkapkan sesuatu dengan bebas. Komponis-komponis pada Zaman Modern : 1. Claude Achille Debussy dari Prancis 2. Bella Bartok dari Honggaria. 3. Maurice Ravel dari Prancis. 4. Igor Fedorovinsky dari Rusia 5. Edward Benyamin Britten dari Inggris.
Diposting oleh
ichal cliquerz
di
19.08
0
komentar
kerugian mengumbar pandangan
- Berkurangnya taufiq Alloh swt (pada pelakunya).
- Pendapat yang menyimpang
- Tersamarnya kebenaran
- Rusaknya hati
- Dangkalnya ingatan
- Menyia-nyiakan waktu
- Menjauhnya dari makhluk
- Munculnya keterasingan antara hamba dengan Robbnya
- Tidak diijabahi (dikabulkan) do'anya
- Kekerasan hati
- Hilangnya berkah rezeki dan usia
- Menjauhi ilmu
- Tertimpa kerendahan dan dihinakan musuh
- Dada yang sempit
- Ujian berupa teman-teman buruk yang merusak hati dan membuang-buang waktu.
- Kegundahan dan kesedihan yang berlarut-larut
- Kehidupan yang sempit dan buramnya hati
Diposting oleh
ichal cliquerz
di
19.01
0
komentar
perkembangan teknologi komunikasi
Jumat, 29 Oktober 2010
Saat ini kebutuhan akan teknologi, baik itu teknologi informasi maupun telekomunikasi sangat tinggi dari mulai golongan menengah kebawah dan golongan menengah ke atas. Semua individu sangat membutuhkan teknologi untuk mempercepat perkembangan atau meningkatkan pembangunan baik pembangunan individu maupun kelompok.Perkembangan teknologi yang saat ini sangat cepat adalah teknologi telekomunikasi, yang menghadirkan beragam pilihan bentuk teknologi dan kecanggihannya. Saat ini terjadi persaingan yang ketat antara 2 teknologi komunikasi yaitu selular dan FWA (fixed Wireless Access).Adapun perkembangan teknologi komunikasi terutama teknologi selular sudah di mulai sejak pertengahan tahun 90 an dengan mengusung teknologi 1G (Generasi Pertama) dengan menggunakan teknologi AMPS (Advance Mobile Phone System). Dimana teknologi AMPS ini pertama kali dipergunakan oleh pihak militer di Amerika Serikat. Dalam kurun waktu 10 tahun sejak lahirnya AMPS suda terjadi perkembangan yang sangat pesat dengan berbagai penemuan atau inovasi teknologi komunikasi dan , akhir tahun 90 an muncullah teknologi 2G (Generasi Kedua). perbedaan utama dari teknologi G1 dan G2 adalah g1 masih menggunakan sistem Analog sedangkan G2 sudah menggunakan sistem Digital. Teknologi 2G dapat dibagi ke dalam dua kelompok besar, yaitu TDMA (time division multiple access) dan CDMA (code division multiple access). TDMA sendiri berkembang ke dalam beberapa versi, yaitu GSM di Eropa, IDEN di Amerika, PDC di Jepang. Sedangkan CDMA berkembang pesat di AS dan Kanada. Kemampuan mencolok teknologi 2G adalah tidak hanya dapat digunakan untuk telpon,(voice) tetapi juga untuk mengirim SMS (Short Message Service) yaitu mengirim pesan singkat dengan menggunakan text.Dengan adanya kehadiran teknologi generasi kedua, maka muncullah telnologi selular yg baru yaitu, GSM (Global System for Mobile communications) Suatu sistim komunikasi wireless 2G. Frekuensi yang dapat digunakan dalam GSM adalah 850Mhz, 900Mhz, 1800Mhz dan 1900Mhz. Generasi selular kedua yang mempebaharui generasi pertama dalam bidang teknologinya yaitu digital, yang pada teori dasarnya merupakan pembaharukan dalam bidang transfer data, contohnya adalah GSM (menggunakan protokol CSD, HSCSD, GPRS dan EDGE) dan cdmaOne.Dengan adanya teknologi Generasi Kedua ini membuat perkembangan teknologi semakin cepat dengan menghadirkan berbagi kelebihan/fitur yang ditawarkan teknologi generasi kedua ini selain mengirim SMS dan voice. Tapi semua kelebihan ini juga masih belum memuaskan para ahli untuk mengembangkan teknologi yang lebih bagus dengan segala kelebihannya dri teknologi terdahulu (generasi pertama dan kedua). Maka awal tahun 2000 an muncullah teknologi generasi 2.5 (2.5 G) yang mempunyai kemampuan transfer data yang lebih cepat. Yang terkenal dari generasi ini adalah GPRS (General Packet Radio Service) dan EDGE (Enhanced Data rates for GSM Evolution) Suatu protokol yang mengatur cara kerja transfer data pada sistim wireless GSM. Dalam teorinya kecepatan transfer data EDGE dapat mencapai 384 Kbps. Teknologi 2G ada perbaikan cukup signifikan, sehingga muncullah variannya, yaitu 2.5G dan 2.75G. Varian ini tidak dibuat oleh konsorsium, tetapi sebagai strategi pemasaran oleh beberapa pabrik ponsel. Ciri khas teknologi 2.5G (generasi dua setengah) adalah teknologi GPRS (global package radio service) yang dapat digunakan untuk berkirim data dalam jumlah besar, tidak seperti SMS yang hanya dapat mengirim dan menerima alfa numerik saja. Generasi 2.5G ini ada juga yang menamakannya dengan generasi 2.75G, karena lebih dekat dengan teknologi 3G. Teknologi 2.5G (atau 2.75G) ini, di sistem GSM disebut sistem EDGE (Enhanced Data rates for GSM Evolution) sedang pada sistem CDMA disebut dengan CDMA 2000 1x. Keduanya memiliki kecepatan transfer data mendekati 144KB/detik. Evolusi dan perkembangan teknologi komunikasi ini tidak berhenti sampai disini, Negara-negara besar di Dunia baik itu Eropa, Asia & Amerika secara berlomba-lomba mengembangkan inovasi dan penelitian untuk menghadirkan teknologi yang mutakhir. Setelah adanya teknologi Generasi Pertama, Kedua dan teknologi 2.5 G, maka disusul kemudian dengan Generasi Ketiga (3G) yang menawarkan kelebihan yg lebih baik lagi baik dari segi kemampuan fitur dan Transfer Data dengan memiliki kecepatan Transfer data lebih cepat dari sebelumnya dalam menghadirkan layanan yang sangat dibutuhkan oleh pelanggan. Keuntungan-Keuntungan Akses jaringan berpita lebar memang jadi impian bagi pengguna teknologi yang hobi Internet, transfer data, dan multimedia. Kini konsumen sudah bisa menikmati akses Internet pita-lebar nirkabel di ponsel tanpa harus repot-repot mencari hotspot–sentra akses wireless fidelity (Wi-Fi) yang tak selalu gampang ditemukan. Kini Andalah yang jadi hotspot-nya.Semua itu berkat teknologi evolution data optimized (EV-DO), evolusi teranyar dari teknologi seluler CDMA2000 1x. Layanan multimedia, seperti video streaming, video sharing, tele-conference, hingga mobile TV, akan dapat dinikmati dengan mudah di ponsel–semudah menggunakannya di laptop.Sejak versi Rilis-0 dengan kecepatan data maksimum 2.400 kilobita per detik (kbps), generasi ketiga dari jalur CDMA ini berkembang dengan cepat. EV-DO Revisi-A, misalnya, memiliki kecepatan maksimal 3.100 kbps dan EV-DO Revisi-B memiliki kecepatan maksimum mencapai 46 ribu kbps alias 46 megapita per detik!Bandingkan dengan generasi teranyar jalur GSM: 3G W-CDMA/UMTS, hanya memiliki kecepatan maksimum 2.000 kbps, dan 3,5G high-speed downlink packet access (HSDPA) memiliki kecepatan maksimum 14.400 kbps. Pertarungan dua kubu ini makin seru, kan?
Diposting oleh
ichal cliquerz
di
00.05
0
komentar
